Senin, 11 Maret 2013 08:21 WIB

Bentrok Antar Suporter Bola, 1 Tewas 2 Kritis

E-mail Cetak PDF
Share


Bentrok antar suporter PSPS Pekanbaru saling serang sebelum laga PSPS vs Persepam Madura. Akibat bentrok ini, salah seorang suporter PSPS dari kelompok Askar Theking tewas dianiaya kelompok Kurvanord. Sebelum tewas korban  sempat dirawat di ruang ICU Rumah Sakit LAncang Kunig Pekanbaru.

Suasana Rumah Sakit Lancang Kuning Pekanbaru dipenuhi suporter PSPS. Kehadiran mereka untuk melihat salahseorang rekan mereka ( Tegar Saputra Agara/ 16 tahun) yang menjadi korban penganiayaan dari suporter Kurvanord.

Setelah dirawat kurang lebih delapan jam di ruang ICU Rumah Sakit Lancang Kuning Pekanbaru, pelajar kelas satu SMK Hasanah PEkanbaru ini, akhirnya menghembuskan nafas terakhir. Korban tidak bisa berjuang melawan luka serius dibagian kepalanya. Suporter Askar Theking ini,  mengalami geger otak dan pendarahan dibagian kepala, setelah mendapat serangan benda tumpul dan senjata tajam.

Penganiayaan yang dialami korban berawal, ketika suporter Askar Theking berencana menyaksikan pertandingan PSPS vs Persepam Madura di Bangkinang Kabupaten Kampar. Ratusan Askar Theking yang melakukan konvoy  ini, berusaha melewati kelompok suporter Kurvanord di jalan lintas Pekanbaru-Bangkinang atau tepatnya di daerah Sungai Pinang. Namun celakanya korban yang berada dibagian belakang kompoy tertinggal dari rekan rekan mereka yang sudah melaju kearah Bangkinang.

Merasa didahului, kelompok suporter Kurvanord menghadang kelompok suporter Askar Theking yang tertingal dibagian belakang. Bentrokan antar suporter ini tidak terhindarkan. Suporter Askar Theking yang kalah jumlah menjadi bulan bulanan suporter  Kurvanord, yang menggunakan sejumlah benda tumpul dan senjata tajam.  Tiga orang suporter Askhar Theking mengalami luka serius.

Mereka langsung di larikan ke rumah sakit Lancang Kuning Pekanbaru untuk mendapat perawatan. Namun naas bagi Tegar Saputra agara, nyawanya tidak bisa terselamatkan setelah sempat dirawat di ruang ICU. Tubuhnya mengalami luka memar dan luka serius akibat pukulan benda tumpul dan senjata tajam. Korban menghembuskan nafas terakhir sekitar pukul  10.30 wib Minggu Malam. (AB)